10 Ras Kucing di Dunia

1. Tiffany

Sekitar tahun 1967 di New York, Amerika Serikat, pemilik Neotype Cattery yang bernama Jennie Robinson membeli sebuah rumah. Pada saat membeli rumah tersebut ternyata mereka juga mendapat sepasang kucing.Nama kucing tersebut adalah Thomas dan Shirley.Namun, mereka tidak mengenai latar belakang maupun jenis kucing berwarna cokelat, berbulu semi longhair dan tipe badan semi foreign itu.

Kemudian, pasangan kucing tersebut melahirkan 6 ekor anak kucing, anehnya semua anak kucing mirip dengan induknya yang berwarna coklat solid. Jennie Robinson pun membuat sebuah progam pengembangbiakkan kucing. Tepatnya tahun 1970 Jennie mendaftarkan Thomas dan shirley beserta anak kucing mereka ke ACA (American cat Association)

 

Beberapa ahli menduga bahwa kucing tersbut hanya keturunan dari ras Burmese. Namun mereka tidak memiliki warna sepia yang merupakan ciri khas burnese. Beberapa kucing tersebut kemudian dijual kepada Sigyn Lund (peternak kucing Burmese). Kemudian ia memperkenalkan ras Tifanny.Karena jumlahnya yang sedikit ACA akhirnya menghapus Ras Kucing Tiffany ini. Namun tidak lama berselang di Kanada ada banyak pecinta kucing yang menemukan ras ini dan memutuskan untuk melestarikan mereka.

     Ciri-ciri kucing Tiffany:

  •  Berukuran medium
  • Tipe badan semi foreign
  • Berat badan antara 4-5 kg
  • Bentuk kepala hampir seperti segi tiga
  • Moncong pendek
  • Dagu kecil
  • Telinga besar
  • Tulang pipi lebar
  • Mempunyai ekor dihiasi bulu lembut
  • Warna mata adalah gold
  • Tentu saja ciri khas jenis kucing yang berwarna cokelat
  • Jenis kucing ini sangat menyukai manusia, walaupun juga tidak terlalu pemalas dan rajin.

2. Maine Coon

selanjutnya,Maine Coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine (Amerika serikat). Berbagai mitos dan legenda berhubungan  dengan asal  ras kucing ini. Meskipun secara biologi tidak mungkin terjadi, banyak orang percaya Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan Racoon. Mitos ini muncul  karena bentuk dan warna ekor kucing maine coon banyak yang menyerupai ekor racoon. Selain itu nama racoon juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini, maine – berasal dari nama negara bagian dan coon – kependekan dari racoon.

 

Cerita  lain yang cukup populer adalah, maine coon berasal dari enam ekor kucing peliharaan Marie Antoinette yang dikirim ke Wiscasset (Maine) ketika ia merencanakan untuk melarikan diri dari Perancis pada saat terjadi revolusi Perancis.

 

Kebanyakan pembiak kucing berpendapat ras ini dihasilkan dari perkawinan kucing domestik dengan kucing-kucing  berbulu panjang dari negara lain. Dua ras kucing yang diduga menjadi nenek moyang Maine Coon adalah kucing Angora (diduga dibawa oleh para pedagang Inggris) dan Norwegian  Forest Cat (dibawa ke Amerika oleh bangsa viking). Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan tersebut, bentuk fisik norwegian Forest cat memang mirip dengan Maine Coon.

 Ciri-ciri Kucing Maine Coon

  •  kepala, bentuk badan, tekstur bulu dan bulu disekitar leher yang menyerupai surai singa.
  •  Badan besar, panjang hampir berbentuk segi empat,pertulangan dan perototan kuat
  • Kepala berukuran sedang dan lebar
  • dahi sedikit melengkung, tulang pipi menonjol dengan perototan yang jelas
  • Undercoat lembut dan tahan terhadap air, karena bulunya sedikit berminyak

Kucing Maine Coon bisa memiliki berat 6-9 bahkan 10 kg

 

3. Persia

Kucing Persia dianggap sebagai ras kucing tertua, tetapi pada saat yang sama, ada versi yang berbeda-beda di mana kucing Persia dimulai. Dipercaya secara luas dalam semua versi bahwa kucing Persia berasal dari negara yang dulu dikenal sebagai Persia, yang sekarang di kenal dengan Iran.
Versi populer dari sejarah kucing Persia adalah bahwa Persia diperkenalkan pertama kali ke Italia, sekitar 1620, oleh Pietro della Valle dan mereka dibawa dari Turki ke Prancis oleh Nicholas Claude Fabri de Peiresc. Ini adalah sebagian versi yang didokumentasikan, dan sekali lagi, mereka masuk ke dalam semua versi sejarah Persia.
Hal ini diyakini bahwa Persia diperkenalkan ke Inggris dari Perancis, dan bahwa sebelumnya mereka tidak memiliki bulu yang panjang seperti yang kita lihat sekarang. Sebaliknya, mereka dibesarkan di Turki dengan Angoras Turki, yang mana berasal dari ras bulu panjang. Namun, dalam versi lain dari sejarah, kucing dikembangbiakkan dengan kucing liar Afrika untuk mendapatkan bulu yang panjang.

Tidak ada keraguan dalam versi apapun, bahwa Persia selalu dianggap kucing bernilai tinggi. Mereka dianggap langka, dan mereka disukai oleh golongan orang – orang kelas atas
Versi lain dari sejarah Persia saat ini sebagai keturunan dari Felis Libyca, yang sebenarnya adalah kucing yang berasal dari Afrika dan Asia. Versi ini juga memiliki Persia diperkenalkan ke Eropa jauh lebih awal dari 1620. Bahkan, versi ini memiliki Persia yang diperkenalkan di tahun 1500-an oleh Romawi dan Fenisia. Versi ini juga menyatakan bahwa Persia dianggap menjadi nilai jual yang tinggi.

Kucing ini pertama kali diperkenalkan ke Amerika Serikat dan Kanada di awal 1900-an, dan dari saat itu, kucing-kucing menjadi hewan peliharaan yang paling disukai, dengan cepat menjadi jenis kucing yang paling populer di dunia. Bahkan, Persia sudah menjadi simbol sebagai hewan peliharaan yang berharga untuk orang – orang yang memeliharanya. Pada saat ini, mereka sering tampil dalam beberapa pameran / kontes kucing peliharaan.

4. Anggora

Kucing Anggora sudah ada dan dikenal sejak abad ke-16, terutama jenis Kucing Anggora yang memiliki bulu panjang. Kucing Anggora berbulu panjang ini mempunyai sejarah yang paling tua. Melihat namanya, kucing ini memang berasal dari turki, dan nama angora diambil dari nama ibukota Turki, Angora (Ankara). Menurut hikayat bangsa Turki, asal-usul Kucing Anggora diturunkan oleh seorang dewa , bernama Kai Mol, yang menjelma menjadi seekor kucing berbulu putih dan bertelinga tuli.
Tren kucing Anggora dimulai sejak abad ke-17, sejak Pietro Delle, seorang berkebangsaan Italia, membawa seekor Kucing Anggora ke dalam istana raja Italia. Sejak saat itu, memelihara Kucing Anggora menjadi hewan popular di daratan Eropa. Kepopuleran Kucing Anggora mencapai puncaknya pada saat Louis XV, raja Perancis, yang dikenal sebagai pecinta kucing, memelihara beberapa Kucing Anggora di dalam istananya yang megah, Versailles. Kucing Anggora bertahan sampai abad ke-19, karena pada saat ini muncul jenis kucing baru, yang bernama kucing Persian, yang sama-sama berbulu panjang dan putih. Sejak munculnya kucing Persian tersebut, populeritas Kucing Anggora langsung melorot, dan perlahan-lahan mulai dilupakan orang.
Setelah perang dunia II, para peternak kucing dari eropa dan Amerika, membawa kucing Anggora dari Turki untuk diternakkan, sehingga keberadaan kucing ini tidak sampai punah. Pada tahun 1970, kucing Kucing Anggora pertama kali dimunculkan di ajang American CFA. Tahun 1973, jenis kucing Turkish Anggora baru mendapat pengakuan dari CFA.

5. Siberian

siberia atau siberian,kucing ini berasal dari Russia.

Bulunya yang sangat lebat dileher yang hampir menyerupai kucing Maine Coon.

6. Ragdolls

Sejarah Ragdoll dimulai di California pada tahun 1963. Ann Baker, seorang pembiak kucing persia mempunyai kebiasaan meminjam kucing jantan hitam (bernama blackie) dari tetangganya (Mrs. Pennels). Blackie mempunyai fisik seperti kucing persia hitam yang dihasilkan dari induk berwarna putih yang bernama Josephine. Josephine adalah kucing dengan fisik seperti angora yang mempunyai panjang bulu medium.

 

Pada suatu ketika josephine tertabrak mobil dan terbaring di jalanan selama beberapa hari. Setalah ditemukan ia di bawa ke rumah sakit hewan dari perguruan tinggi setempat untuk diobati. Josephine kembali sehat tetapi kehilangan sebelah matanya. Setelah kembali ke rumah Mrs. Pennel Josephine kembali bunting dan menghasilkan anak, tetapi sifatnya berubah, menjadi lebih tenang dan lebih tahan sakit. Hal ini membuat Ann baker semakin tertarik pada Josephine.

 

Josephine juga mempunyai anak jantan lain dari ayah yang berbeda yang diberi nama Daddy Warbucks. Ann Baker juga sering meminjam kucing ini. Dari perkawinan silang ketiga kucing inilah (Blackie, Josephine & Daddy Warbucks) Ann Baker memperoleh Ras Ragdoll. Ragdolls kucing yang besar didukung oleh badan berat, dada lebar serta bagian panggul yang besar. Seperti kucing berbadan besar lainnya, ragdoll dewasa pada umur tiga tahun. Betina biasanya lebih kecil dari jantan dengan berat rata-rata 5-7,5 kg, sedangkan jantan bisa mencapai berat 6-10 Kg atau lebih.

Ragdoll termasuk kucing berbadan besar dan jinak, mempunyai bulu medium-panjang dengan tekstur seperti bulu kelinci. Ragdoll akrab dengan manusia dan mudah beradaptasi. Dibandingkan Persia, ragdoll tidak memerlukan penyisiran bulu setiap hari.

Seperti ras Himalaya & Siam, Ragdoll adalah kucing dengan gen warna “point”. Pada saat lahir anak Ragdoll lahir berwarna putih, lalu perlahan-lahan warna-warna lain mulai muncul. Semakin dewasa kucing, warnanya akan semakin pekat.

7. Munchkin

 

 

Sekitar tahun 1953 Max Von Egon Thiel, seorang berkebangsaan Jerman, melaporkan melihat  seekor kucing berkaki pendek di Stalingrad. Kemudian selama  bertahun-tahun tidak terdengar lagi perkembangan kucing-kucing berkaki pendek. Baru pada tahun 1983 terjadi perkembangan munchkin yang signifikan.

Pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana  yang bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing yang terjebak di bawah truk karena dikejar anjing. Kedua kucing tersebut sedang dalam keadaan hamil/bunting. Seekor kucing berwarna abu-abu sedang yang lainnya berwarna hitam. Kedua kucing tersebut diberi nama Blueberry dan Blackberry. Kedua kaki kucing tersebut berukuran pendek, tidak seperti kucing normal.Beberapa anak Blackberry juga mempunyai kaki pendek seperti induknya.

Kaki pendek pada ras ini berhubungan dengan  mutasi genetik , bukan karena manipulasi yang dilakukan oleh manusia. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing Munchkin sama dengan gen yang menyebabkan kaki pendek pada anjing ras Daschund (teckel) dan Welsh Corgi. Tidak seperti kedua ras anjing tersebut, munchkin tidak pernah mengalami gangguan pada tulang punggung yang berhubungan dengan anatomi tubuhnya yang pendek tersebut.Karena ras ini masih dalam tahap pengembangan, ciri utama/standar agar seekor kucing termasuk munchkin adalah kakinya pendek.

8.Sphynx

Kucing yang satu ini tergolong kucing yang aneh sekaligus termasuk kucing yang langka, Sphynx adalah sebutnya yang juga dikenal sebagai berbulu Kanada. Sphynx yang pertama yang berhasil berkembang biak adalah kucing berbulu yang pertama kali muncul pada tahun 1966.

9. British shorthair

British Shorthair adalah salah satu ras kucing tertua yang pernah dikenal manusia. Dipercayai bahwa nenek moyang ras ini berhubungan dengan bangsa romawi yang pernah dahulu menguasai Inggris.

Setelah Romawi menyerang dan menguasai Inggris, pertanian Inggris mulai dikembangkan. Seiring dengan perkembangan pertanian tersebut, muncul kebutuhan untuk melindungi hasil pertanian dari serangan tikus. Para tentara Romawi membawa kucing untuk menjaga hasil-hasil pertanian. Kucing-kucing tersebut disebut kucing pekerja, karena harus bekerja untuk mendapatkan makanan. Kucing tersebut tidak dipelihara sebagai binatang kesayangan.

Kucing-kucing ini hidup secara bebas di gudang dan pertanian dengan sedikit sekali pengaruh dari manusia. Populasi kucing tersebut mulai berkembang dengan subur. Ketika bangsa romawi pergi, Inggris terisolasi dari bagian dunia lain. Selama beberapa ratus tahun tidak ada lagi impor kucing baru. Kucing-kucing yang telah ada di Inggris berkembang biak dengan bebas, menghasilkan kucing dengan badan yang kokoh dan tebal disertai bulu yang indah.

10. American bobtail

American Bobcat termasuk kucing yang aktif dan sangat suka bermain. Selain mudah bersahabat dengan manusia, bobcat termasuk kucing yang cerdas dan  ahli melepaskan diri dari kandang atau ruangan atau tertutup. Mereka sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, tidak peduli lingkungannya tenang atau berisik. Salah satu ciri khas ras ini adalah sifatnya yang mirip dengan anjing. Mereka sangat senang berada disekitar pemilik dan mencari perhatian pemiliknya. American bobtail bisa dibiasakan diajak jalan-jalan menggunakan  rantai kecil/tali. Setelah terbiasa mereka justru teratur minta diajak jalan-jalan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan